Kamis, 25 Oktober 2018
sebuah cerita konyol dari teman saya
konnichiwa, watashi no tomodachi !! genki desuka ?
ya... baru-baru ini, saya pulang ke negeri asal saya dan ke kota kelahiran saya, Ooarai. alasan saya pulang adalah karena sepupu saya yang ingin namanya dirahasiakan, baru saja melahirkan seorang gadis imut yang diberi nama Ishiko ( nama keluarga dirahasiakan ) uniknya, nama itu diberikan olehku karena ia memintanya. hehe... bisa ya ?.
sejak saya disini, banyak teman dan saudara menanyakan bagaimana keadaanku dan petualanganku di Indonesia ( emang aku ini petualang ya ? aku juga punya asma stadium 2 ) dan juga, seorang teman, namanya Haruna ( nama keluarga dirahasiakan ) menceritakan sebuah cerita lucu padaku, berikut ceritanya.
Apa itu Politik Komunisme ?
suatu hari, seorang gadis bernama Mizuho bertanya pada ayahnya " papa...politik komunisme itu apa sih ? tadi di kelas diajarin itu, tapi aku masih belum ngerti " ayahnya, Yamada, yang cuma sebatas Pegawai Kota asal aja jawab " gini ya... Mizu-chan, anggap aja papa itu sebagai pencari nafkah, namanya Kapitalisme, sementara mama, kita anggap jadi Pemerintah, kan mama yang ngurus semua dirumah, sementara bibi Fujikawa, kita sebut dia jadi Buruh soalnya dia yang banyak bekerja dirumah, kalo Mizu-chan, papa anggap kamu Rakyat, soalnya kamu itu anak yang paling tua, sama pembentuk keluarga, terus, adik kamu, Yoshio, dia itu jadi Masa Depan, kan kita belum tahu bakal jadi apa dia nanti... paham ? " Mizuho cuma mengangguk tanda paham.
malamnya...
setelah menata kamarnya dan mengerjakan pr-nya, Mizuho sedang bersiap tidur, sampai terdengar suara tangis dari kamar sebelah, dan saat dicek, Yoshio ternyata pipis di popoknya, ia lalu menenangkannya dan hendak ke kamar mamanya, Haruna, tapi ia sedang tidur. Mizuho anak yang baik, jadi ia membiarkannya tidur. lalu ia memutuskan untuk meminta bantuan bibi Fujikawa. tapi pintu ruangannya terkunci. akhirnya, ia berusaha mengganti popok Yoshio sendirian, setelah berkutat selama 15 menit, ia berhasil. Mizuho kini hanya perlu membuang popoknya dan mencuci tangannya. saat ia melewati pintu kamar bibi Fujikawa, ia mendengar suara dentingan dan melihat cahaya pelan dari bawah pintunya. setelah membuang popoknya, Mizuho melihat melalui lubang kunci dan menemukan bahwa ayahnya sedang berkencan dengan bibi Fujikawa, lebih parah, bibi Fujikawa memakai gaun mahal dan meminum wine mahal. namun ia memutuskan untuk tidak ikut campur. Mizuho akhirnya bisa tidur dengan tenang.
paginya...
Mizuho baru selesai berolahraga dengan berlari di sekitar jalan dirumahnya, ia melihat ayahnya sedang membaca koran hari minggu. ia kemudian duduk disebelah ayahnya dan berkata " papa, sekarang aku paham, seperti apa Politik Komunisme itu " ayahnya kemudian melipat koran dan berkata " oh ya ? seperti apa ? " dan kemudian berkata " Politik Komunisme itu adalah ketika Kapitalisme memanfaatkan Buruh sementara Pemerintah sedang tertidur dan Rakyat hanya bisa melihat dan bingung dengan nasib masa depan. benar kan... papa ? "
Tamat !!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar